Interaksi Budaya Masyarakat Multietnis dalam Konstruksi Moderasi Beragama di Kelurahan Takari, Kabupaten Kupang

Authors

  • Ince Bisinlisin Universitas muhammadiyah kupang Author
  • Syarifuddin Darajad Universitas Muhammadiyah Kupang Author
  • Wahid Hasyim Tra Beni Universitas Muhammadiyah Kupang Author

DOI:

https://doi.org/10.70214/1sp62r91

Keywords:

Interaksi budaya, multi etnis, moderasi beragama, toleransi beragama

Abstract

Kajian ini diarahkan untuk melihat interaksi budaya masyarakat multi etnis dalam konstruksi moderasi beragama di Kelurahan Takari kabupaten kupang. dengan Rumusan masalah Bagaimana Interaksi Budaya Masyarakat Multi Etnis Dalam Konstruksi Moderasi Beragama di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, dan Bagaimana Model Teleransi Antar Umat Beragama Dalam Interkasi Budaya Multi Etnis Pada Masyarakat Di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Sedangkan tujuan utama dari Penelitian ini adalah Mengungkapkan dan mendeskripsikan Interaksi Budaya Masyarakat Multi Etnis Dalam Konstruksi Moderasi Beragama di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Dan Mengungkapkan dan menggambarkan Model Teleransi Antar Umat Beragama Dalam Interkasi Budaya Multi Etnis Pada Masyarakat Di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Kajian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan Jenis penelitian fenomenologi untuk menggali makna dari pengalaman hidup secara subjektif terhadap Interaksi Budaya Multi Etnis dalam Moderasi beragama. Kajian ini menggunakan Metode triangulasi dalam bentuk observasi partisipatif, Wawancara mendalam dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara kualitaitf untuk menjawab temuan penelitian. Kesimpulan dari temuan penelitian dalam Kajian ini adalah:1. Moderasi Beragama Multi Etnis di Kelurahan Takari terbentuk oleh nilai Filosofi Atoin Meto atau Atoin Pah Meto yang mengajarkan tentang kebersamaan dan persatuan dalam mengolah lahan Kering dan tandus yang kemudian terkonstruksi dalam kehidupan masyarakat takari bagi terciptanya Toleransi dalam bingkai moderasi beragama di Kelurahan Takari Kecamatan takari Kabupaten Kupang. 2. Model Toleransi Beragama bagi Masyarakat Takari pada Interaksi Budaya multi etnis dalam Moderasi beragama dengan saling mengunjungi dan terlibat dalam kebiatan-kegiatan Hajatan acara Kekeluargan dan Budaya dan saling mendukung dan Menghormati kegiatan-kegiatan keagamaan baik secara langsung maupun tidaklangsung dalam bentuk kunjungan dari rumah-kerumah untuk memberikan ucapan selamat pada setiap kegiatan hari-hari besar keagamaan di kelurahan Takari.

Author Biographies

  • Ince Bisinlisin, Universitas muhammadiyah kupang

    Magister Sosiologi Program Studi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang

  • Syarifuddin Darajad, Universitas Muhammadiyah Kupang

    Doktor Sosiologi Program Studi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang

  • Wahid Hasyim Tra Beni, Universitas Muhammadiyah Kupang

    Doktor Sosiologi Program Studi Magister Sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang

References

Abror, M. (2020). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 137–148. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174

Afandi, A. J., & Pratomo, G. W. (2025). Penguatan Kerukunan dan Sinergi Masyarakat Multi-Religi Berbasis Moderasi Beragama di Desa Tarokan, Kabupaten Kediri. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(3), 613–627. https://doi.org/10.60004/komunita.v4i3.192

Badruddin. (2025). Pentingnya Moderasi Beragama Di Indonesia. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(2), 132–141. https://doi.org/10.71282/at-taklim.v1i2.23

Berutu, S. R., Purba, T. P. B., & Sahlan, S. (2022). Sistem Budaya Dan Sistem Sosial. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(1), 121–130. https://doi.org/10.59246/alfihris.v1i1.122

Binsasi, H. (2022). Kearifan Lokal dalam Budaya Bertani Masyarakat Atoni Pah Meto Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila. Journal of Moral and Civic Education, 6(2), 234–242. https://doi.org/10.24036/8851412622022664

Darajad, S., & Wula, zainur. (2023). the The Contribution of Siripuan’s Traditional Civilization to Religious Moderation Identity in the City of Kupang. International Journal of Social Science Research and Review, 6(1 SE-Main Articles). https://doi.org/10.47814/ijssrr.v6i1.866

Darius, G., & Safril, S. (2024). Moderasi Beragama dan Akulturasi Agama Budaya: Sebuah Dinamika Hidup Beragama di Tana Toraja. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(2 SE-Articles), 103–114. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v4i2.167

Derung, T. N., Sampelan, A. B., Lubur, H. S., & Tukan, N. S. J. (2023). Membangun Toleransi Umat Beragama dalam Masyarakat yang Majemuk. In Theos : Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 2(8), 257–263. https://doi.org/10.56393/intheos.v2i8.1275

Feka, V. P., & Rafael, A. M. D. (2023). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Wacana Ritual Adat “Helas Keta” Etnik Atoni Pah Meto: Kajian Etnolinguistik. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 15(1), 54–73. https://doi.org/10.36928/jpkm.v15i1.1578

Ginting, M. O., Siregar, A. S., & Pohan, I. (2025). Moderasi Beragama Dalam Perspektif Pendidikan Multikultural: Sebuah Kajian Konseptual. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengabdian Masyarakat, 4(3), 230–245. https://doi.org/10.47006/pendalas.v4i3.512

Hadirman, Musafar, & Setiawati, I. R. (2023). Menimbang Kampung Moderat: Memaknai Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat Multietnik di Desa Sea. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(1), 178–188. https://doi.org/10.23887/jish.v12i1.58465

Hasan, R. (2025). Agama Dalam Pandangan Antropolog: Perspektif Sosial-Budaya. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(1), 185–199. https://doi.org/10.52266/tadjid.v9i1.4315

Jamaludin, J., Malik, A., & Wahid, A. (2023). Potret Moderasi Beragama Berbasi Kearifan Lokal di Dusun Nggeru Kopa Kec. Donggo, Kabupaten Bima NTB. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 692–700. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1603

Lasut, S., Hardori, J., Sugiono, S., Gratia, Y. P., & Eldad, C. (2021). Membingkai Kemajemukan Melalui Pendidikan Agama Kristen di Indonesia. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 4(2), 206–225. https://doi.org/10.34081/fidei.v4i2.273

Liubana, M. M. J., & Ibrahim Nenohai. (2021). Unsur Kearifan Lokal Masyarakat Atoni Pah Meto dalam Legenda Oepunu. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 7(2), 449–461. https://doi.org/10.30605/onoma.v7i2.1287

Lopis, Y. S. (2025). Moderasi Beragama dalam Perspektif Mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri melalui Budaya Lokal. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 186–197. https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i1.8000

Malahayati, N. (2024). Peran Tokoh Agama dalam Mempertahankan Toleransi Antarumat Beragama. Komunika: Journal of Communication Science and Islamic Dakwah, 8(2), 45–58. https://doi.org/10.32832/komunika.v8i2.17821

Manap, A. (2022). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 13(3), 229–242. https://doi.org/10.36417/widyagenitri.v13i3.503

Maruf, A., Yusuf, M., & Hakim, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif. Journal of Scientific Communication (Jsc), 7(2). https://doi.org/10.62870/jsc.v7i2.34905

Moh Fatkhur Rozaq, Saeful Anam, & Nashrullah. (2026). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(2 SE-Articles), 1566–1577. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/3996

Nusa, S., & Theedens, Y. M. (2022). Membangun Sikap Moderasi Beragama yang Berorientasi pada Anti Kekerasan Melalui Dialog. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4208–4220. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2789

Putri, S. A. V. (2020). Adanya Perbedaan Budaya, Agama dan Bahasa Timbullah Rasa Saling Menghormati, Toleransi, dan Terceminnya Sila Pancasila Pada Sila Ke 3. Institut Ilmu Kesehatan Strada Indonesia, 1–6. https://doi.org/10.31219/osf.io/aqz6p

Rahman, M. F., Najah, S., Furtuna, N. D., & Anti, A. (2020). Bhinneka Tunggal Ika sebagai Benteng terhadap Risiko Keberagaman Bangsa Indonesia. Al-Din: Jurnal Dakwah Dan Sosial Keagamaan, 6(2).

Rohman, T. N., & Ferdayanti, F. F. (2026). Kearifan Lokal dalam Membangun Harmoni Masyarakat Multireligius Suku Tengger. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 14(1 SE-Article), 204–219. https://doi.org/10.52431/tafaqquh.v14i1.4656

Sarjito, A. (2024). Membangun Kesatuan Bangsa melalui Pendekatan Pemberdayaan Sosial dan Budaya Masyarakat Papua. Journal of Governance and Policy Innovation, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.51577/jgpi.v4i1.472

Saumantri, T. (2022). Konstruksi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Perspektif Filsafat Agama. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 24(2), 164. https://doi.org/10.22373/substantia.v24i2.14854

Sena, I. G. M. W. (2020). Peran Umat Hindu Dan Kristen Dalam Menjaga Toleransi Kehidupan Masyarakat Di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Harmoni, 19(1), 100–114. https://doi.org/10.32488/harmoni.v19i1.323

Septian, D. (2020). Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila Dalam Memperkuat Kerukunan Umat. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 155–168. https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.147

Susanti, S. (2022). Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Multikultural. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), 168–182. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1065

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Interaksi Budaya Masyarakat Multietnis dalam Konstruksi Moderasi Beragama di Kelurahan Takari, Kabupaten Kupang. (2026). Jurnal Sosial Humaniora, 3(1), 53-62. https://doi.org/10.70214/1sp62r91

Similar Articles

1-10 of 31

You may also start an advanced similarity search for this article.